FATE: Reawakened – Nostalgia RPG Legendaris Kembali dengan Sentuhan Modern
Bagi kalangan gamer yang tumbuh di era 2000-an, nama FATE pasti bikin mata berbinar. Game RPG besutan WildTangent ini pernah jadi “teman setia” bagi yang haus petualangan dungeon-crawling dengan sentuhan fantasi epik. Kini, setelah 19 tahun berlalu, FATE: Reawakened hadir seperti mesin waktu yang membawa kita kembali ke masa keemasan RPG—tapi dengan wajah yang segar!
Dari Pixel ke Poligon: Transformasi Visual yang Bikin Melongo
Jika dulu FATE (2005) mengandalkan grafis 2D isometrik ala Diablo klasik, Reawakened menghadirkan dunia 3D yang lebih dinamis. Bayangkan kota Grove yang dulu datar, kini punya kedalaman dengan pepohonan yang daunnya bergoyang tertiup angin. Karakter pemain pun tak lagi sekadar kumpulan pixel, tapi punya detail armor yang mengilap dan animasi serangan yang lebih fluid.
Tapi jangan khawatir, nuansa “jadul”-nya tetap dipertahankan. Tim developer paham betul bahwa charm utama FATE ada di atmosfer misteriusnya. Efek pencahayaan yang remang-remang di dalam dungeon, desain monster seperti Netherwolf dan Chirak yang tetap setia desain orisinal, plus soundtrack remastered yang bikin bulu kuduk merinding—semua dirancang untuk memicu memori para veteran.

Gameplay: Nostalgia yang Tidak Membosankan
FATE: Reawakened bukan sekadar polesan visual. Sistem combat yang dulu terasa kaku kini lebih responsif, dengan opsi combo attack dan dodge roll ala game action modern. Fitur “Fate Deck” (mekanik kartu penentu nasib) tetap dipertahankan, tapi dengan UI yang lebih intuitif.
Untuk pemain baru, ada mode tutorial yang tidak menggurui. Sementara bagi old player, tersembunyi easter egg seperti quest rahasia “The Lost Sword of Azral” yang merupakan referensi ke glitch terkenal di versi original.
Antara Pemain Lama dan Generasi Baru
Di forum Steam, komentar seperti “Ini feels like meeting my childhood best friend after 20 years!” bertebaran. Tapi yang menarik, Reawakened juga berhasil menarik pemain muda. Sistem procedurally generated dungeon yang dulu jadi inovasi FATE, kini dipadukan dengan fitur multiplayer co-op—sesuatu yang mustahil di era dial-up!
Layakkah Dimainkan di 2024?
Jika kalian penggemar RPG seperti Torchlight atau Hades yang suka dengan progresi karakter taktis, FATE: Reawakened layak masuk wishlist. Tapi bagi yang berharap revolusi total, siap-siap kecewa. Game ini ibarat wine tua dalam botol baru: rasanya tetap familiar, tapi lebih halus setelah “diangin-anginkan” oleh teknologi kekinian.
Satu hal pasti: dengan kembalinya FATE, mungkin ini saatnya industri gaming berhenti sejenak dari tren battle royale dan kembali ke akar—petualangan sederhana yang bikin kita lupa waktu. Save your progress, adventurer. Dunia Eldrath menunggu!